Demo Tak Digubris, Rektor UNM Ngotot Larang Maba Berorganisasi

oleh -

MAKASSAR,Royalnews.co.id – Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Husain Syam tak mengubris demonstarasi mahasiswa yang menuntut pencabutan surat edaran terkait larangan bagi mahasiswa semester 1 dan 2 mengikuti kegiatan organisasi. Pihak rektorat bahkan menegaskan pentingnya pembatasan bagi maba dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.

Pernyataan tersebut ia sampaikan saat menanggapi tuntutan mahasiswa yang melakukan aksi demonstrasi di Pelataran Menara Pinisi, Kamis (14/9). Husain Syam seperti diberitakan Media KampusProfesi UNM mengatakan, hal tersebut untuk memperbaiki akademik, khususnya mahasiswa baru.

“Tidak bisa diubah. Tidak bisa dicabut. Ini adalah kebijakan. Saya bisa saja mencabut aturan tersebut, tapi ada hal yang tidak kalian pahami. Sumpah, demi Allah tidak ada niat lain kecuali untuk mengantarkan supaya kalian bisa sukses,” tegasnya.

Sebelumnya, Rektor menyampaikan, alasan dikeluarkannya surat edaran tersebut untuk mengurangi angka DO dini pada mahasiswa baru. Ia beranggapan, salah satu indikator penyebab DO dini adalah karena adanya kesibukan dalam kegiatan ektrakurikuler. “Saya sudah analisis. Ini menjadi beban bagi mereka. Karena ada beban tersendiri yang dipikul, akhirnya tidak berprestasi dan terkena DO dini,” jelasnya.

Ia pun meminta setiap perwakilan Lembaga Kemahasiswaan (LK) untuk melakukan dialog bersama pimpinan universitas. Ia menganggap, mahasiswa belum paham akan alasan dikeluarkannya surat edaran tersebut.

“Ini tidak cukup untuk diskusi. Nanti kita lakukan dialog bersama pimpinan. Saya akan pahamkan. Hingga akhirnya kalian pasti paham bahwa adanya kebijakan tersebut sudah betul,” katanya. Sementara itu, Presiden BEM UNM, Mudabbir tidak menerima keputusan yang disampaikan rektor. Menurutnya, hal tersebut tidak sesuai dengan tuntutan mahasiswa.

“Kita dipaksa untuk menerima kebijakan rektor. Tapi kita tetap tidak terima. Ini harus ditindaklanjuti kawan-kawan,” teriaknya lantang diiringi gemuruh tepuk tangan ratusan demonstran.

Sehari sebelumnya ratusan Mahasiswa UNM yang tergabung dalam aliansi Orange Menggugat menggelar aksi demo. Mereka menuntut rektor mencabut surat edarannya bernomor 3883/UN36/TU/2017 yang melarang mahasiswa baru mengikuti segala aktivitas organisasi. Aksi ini juga diwarnai pembakaran ban dan sejumlah surat edaran di pelataran Gedung Phinisi UNM. (Profesi – Noval/Dasrin)