Satu Dekade Penjaga Bumi dari Bulukumba

oleh -208 views

BULUKUMBA,Royalnews.co.id – Di ujung selatan Sulsel berkiprah majjaga lino (menjaga bumi). Tema dan nama pentas yang terkenal dari Sanggar Seni Budaya (SSB) Alfarabi Bulukumba, Sulsel.

Kini Al Farabi memasuki usia 10 tahun sejak berdiri tahun 2007 tepatnya tanggal 9 september. Peringatan Satu Dekade Alfarabi kembali menggelar persembahan Festival Budaya Pajaga Lino yang akan dilaksanakan dari tanggal 9 – 16 September 2017. SSB Alfarabi dalam kiprahnya pernah menjadi satu satunya perwakilan dari wilayah Indonesia Timur dalam gelaran International Performing Art di Sragen, Jawa Tengah 2013.

Al Farabi juga menjadi delegasi Indonesia untuk tampil di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura pada tahun 2015 silam. Kepala Suku Alfarabi, A.M Ichdar Yeneng mengutarakan bahwa gelaran budaya kali memiliki konsep yang sangat berbeda dari gelaran Alfarabi sebelumnya.

“Ada banyak gelaran istimewa yang sengaja kami suguhkan untuk masyarakat bulukumba, untuk rasa syukur selama 10 tahun kami berkarya” Ujar Ichdar sapaan akrabnya saat konferensi pers di Mr. Box Coffee malam tadi (7/9/2017). ‘Menebar Cinta Di Setiap Jengkal Alam Semesta’ menjadi tema untuk gelaran budaya ini.

Terdapat 3 karya masterpiece akan disuguhkan oleh Alfarabi dalam pentas nantinya. “Akan banyak sekali pementasan, baik itu dari kami maupun teman teman UKM dari beberapa kampus yang ada di Makassar yang turut meramaikan. Tapi ada 3 karya dari kami yang khusus akan dipentaskan nantinya, salah satunya pernah kami pentaskan di JCC Jakarta kemarin,” tambah Ichdar.

Selain gelaran karya juga akan ada Pameran Bilah Pusaka Sulawesi yang menampilkan berbagai macam pusaka dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, Pameran ini mendapat banyak perhatian dari masyarakat terbukti dengan tingginya antusias dari komunitas pecinta pusaka yang ada di Sulawesi Selatan. “Yang mau ikut banyak sekali bahkan ada dari Palu, tapi sejauh ini sudah konfirmasi ada 7 Komunitas Pecinta Pusaka yang siap ikut meramaikan” ujar Ichdar.

Dengan rangkaian Satu Dekade Alfarabi, Festival Budaya Pajaga Lino diharap bisa menjadi moment untuk lebih mengajak masyarakat luas mencintai dan melestarikan budaya lokal. Berikut jadwal Satu Dekade Alfarabi, Festival Budaya Pajaga Lino 9-16 September 2017 mendatang :

-GELAR KARYA SATU DEKADE “Kami Ada Karena Karya”
9 September 2017 @ Gedung JSN 45

-PAMERAN BILAH PUSAKA SULAWESI
9 – 12 September 2017 @ Gedung JSN 45

-KENDURI SALO BIJAWANG
16 September 2017 @ Eks Pabrik Batu Bijawang

-NYANYIAN SUNGAI
16 September 2017 @ Eks Pabrik Batu Bijawang

(Rilis)