Sabar Diterpa Isu Negatif, Andi Utta Disebut Pemimpin Bermental Baja

by

BULUKUMBA – Pasangan calon Bupati Andi Muchtar Ali Yusuf dan Andi Edy Manaf sedang berada di atas angin jelang Pilkada Bulukumba 2020. Setiap hari, sejumlah tim dan relawan menyatakan dukungan kepada paslon bernomor urut 4 tersebut.

Isu negatif dan aksi perusakan baliho Andi Utta dan Edy Manaf juga tak terbendung turut menerjang. Ketua Tim Pemenangan Harapan Baru tak ingin banyak menanggapi adanya kabar sentimen negatif ke kubu HB.

“Begitulah pemimpin yang baik. Seperti pepatah fenomenal dihina tak tumbang dipuji tak terbang,” katanya Kamis 29 Oktober 2020. Menurut legislator Gerindra Bulukumba itu, Harapan Baru, tetap fokus kepada perjuangan untuk memenangi pilkada yang menurut berbagai survei sudah menang.

“Kalau sudah ada isu miring ke kami artinya ada yang panik. Calon pemenang memang begitu (diisukan), syukurnya, masyarakat sudah cerdas tahu mana calon yang benar ingin berjuang untuk kemakmuran daerah,” papar H Patudangi Azis.

Terkait perusakan baliho dan apk, pihaknya menyerahkan ke tim. “Kalau perusakan baliho tetap dikaji oleh tim apa langkah selanjutnya,” tegasnya.

Hal sama dikatakan Tim HB Idris Aman. Dia menyebut cabup Andi Utta sebagai pemimpin sabar, berhati sejuk dan bermental baja.

Meski diterpa banyak isu negatif, namun Andi Utta menganggapnya sebagai support saja.

Idris Aman mengatakan dengan banyaknya isu negatif tersebut malah menunjukkan ketokohan Andi Utta sebagai pemimpin amanah.

“Ini menguji ketokohan Andi Utta. Beliau sabar dan tetap berjuang untuk cita mulia bagi kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya kesabaran merupakan kunci sukses mencapai tujuan. Sehingga jika Bulukumba memiliki pemimpin sabar dan ulet bermental baja maka yakin katanya Bulukumba akan maju.

“Baliau (Andi Utta) tahu banyak serangan isu tidak berbobot dan pembodohan. Tapi Andi Utta bilang biar yang di Atas (Tuhan) yang nilai siapa yang benar-benar niatnya baik untuk kampung dan masyarakat,” tutup Idris Aman, menirukan ucapan Andi Utta.