Gamat Emas Buka Kantor di Indonesia

oleh -347 views

Royalnews – Direktur utama PT Gamata Utama Andi Uun Ahmad menegaskan saat ini perusahaannya meurpakan penjual resmi dan satu satunya di Indonesia yang memasarkan Gamat emas (stichopus horrens). Dalam hal ini, pihaknya bekerjasama dengan GESB Malaysia, dimana konsultan kesehatannya adalah Prof Rizwan Hasyim penemu dan peneliti Gamat emas.

Seluruh produk Gamata adalah berbahan dari gamat terdiri dari produk produk kecantikan dan suplement food dan juga untuk perawatan kulit luaran. Produk produk ini dipasarkan dengan sistem keanggotaan atau MLM. Jadi tidak akan ditemukan dipasaran bebas kecuali melalui sistem keanggotan atau membeli kepada mitra yang sudah menjadi anggota distributor Gamata.

Saat disambangi di kantornya yang beralamat di kawasan Gunung Sahari, Uun demikian biasa disapa, merasa optimis akan pertumbuhan bisnisnya. Walaupun perusahaan sejenis ini senanatiasa bermunculan bak jamur dimusim hujan.

Menurutnya, dari sisi kualitas produk dan sisi harga produknya sangat unggul jika di bandingkan dengan perusahaan sejenis. Saat ditanya bagaimana cara membedakan Gamat asli dengan yang bukan, Uun mengatakan itu hanya orang yang ahli dan berpengalaman yang tahu dari sisi rasa, halusnya ekstraksi dan tentu efek khasiat yang dirasakan. “Ini akan didapat setelah mencoba berbagai jenis Gamat dan merek yang ada pasti konsumen akan bisa merasakan,” paparnya.

Uun menambahkan walaupun perusahaannya baru setahun tapi sudah melahirkan lima orang Gold Ambasador yang merupakan karir tinggi yang diimpikan oleh setiap distributornya. Disamping itu selama setahun ini sudah banyak para penderita penyakit yang  menunjukkan hasil kesembuhan terbukti dengan rekaman rekaman video testimoni serta cerita dari  sesama member yang berbagi pengalaman selama di lapangan.

Saat ini, kata Uun, total member Gamata baru mencapai 1900-an orang dengan jumlah yang aktif sekitar 10 persen saja. Ini menunjukkan peluang pasar yang masih sangat terbuka mengingat jumlah penduduk indonesia lebih dari 250 juta. (him)