Heboh Anak Babi Tertangkap Basah di Bongkaran Jualan, Ngepetkah?

oleh -386 views

BULUKUMBA,Royalnews.co.id – Warga Bulukumba geger dengan penemuan seekor babi yang ditangkap di tengah kota. Babi yang masih kecilniyu dutangkap seorang warga saat membongkar jualan, tepatnya di Jalan Cendana, Kelurahan Caile, Kecamatan Ujung Bulu, Rabu (04/10/2017).

Babi tersebut ditangkap oleh salah seorang warga yang bernama Randi. Kejadian ini menjadi viral di media sosial (medsos). “Mauka bongkar barang jualanku tadi dirumah, tiba tiba saya liat itu babi, pertamanya saya kira anak kucing, tapi ternyata pas saya perhatikan ternyata babi” Ujar Randi.

Beberapa warga yang datang melihat percaya bahwa babi tersebut adalah babi jadi-jadian. Pasalnya ukuran babi semakin mengecil dari ukuran saat pertama kali ditangkap. “Besar tadi itu waktu ditangkapki, sekarang tambah kecilki ukurannya, bisa jadi babi jadi-jadian memang” Ujar salah seorang warga yang namanya tidak ingin disebutkan.

Salah seorang Bhabinkamtibmas yang berada dilokasi masih enngan memberi informasi dan komentar soal kejadian tersebut. “Saya tidak bisa kasih komentar dulu, harus laporan ke atasan (Kapolsek), sudah prosedurnya seperti itu,” singkatnya. Anak babi itu kini diamankan aparat lantaran menimbulkan spekulasi. Bahkan membuat jalan raya sekitar lokasi macet total.

Apa itu babi ngepet.
Babi ngepet dikenal sebagai jin jelmaan babi yang digelar untuk memperkaya diri. Memperkaya diri dengan cara haram ini biasa juga dikenal dengan Pesugihan Babi ngepet yang dilakukan dua orang.

Orang yang melakukan tersebut dia terkadang harus memberikan sembahan tumbal kepada Jin yang bersangkutan untuk membuat sebuah kontak atau janji. Babi jadi-jadian ini dilakukan orang yang memiliki kontak dengan jin yang bersangkutan. Sedangkan orang yang menjaga lilin adalah partner kerjanya.

Pada malam hari dia beraksi hanya dengan menyentuh korban maka secara otomatis uang yang dibawa oleh korban akan berpindah ke tempat partnernya yang sedang menjaga lilin. Jika sudah selesai melakukan aksinya si pelaku kembali menghampiri partnernya lalu mereka melakukan sesuatu seperti ritual agar si pelaku menjadi normal kembali.